You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Antisipasi Lonjakan Pasien DBD, RSUD Pasarebo Siapkan 50 Tempat Tidur
photo Nurito - Beritajakarta.id

RSUD Pasar Rebo Siapkan 50 Bed Tambahan untuk Pasien DBD

Untuk mengantisipasi lonjakan pasien demam berdarah dengue (DBD), RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur menyiapkan 50 bed atau tempat tidur. Saat ini 330 bed yang tersedia sudah ditempati pasien.

Saat ini seluruh tempat tidur untuk pasien penyakit dalam sudah penuh terpakai

Kepala Humas RSUD Pasar Rebo, Sukartiono Pri Prabowo mengatakan, karena jumlah bed sudah terpakai semua, pihaknya menyiapkan 50 tempat tidur cadangan bagi pasien DBD. Pasien DBD termasuk kategori pasien penyakit dalam.

"Saat ini seluruh tempat tidur untuk pasien penyakit dalam sudah penuh terpakai. Kita siapkan lagi tempat tidur cadangan untuk pasien DBD," ujar Prabowo, Kamis (11/2).

Kasus DBD di Jakut Meningkat

Karena ruang rawat inap penuh maka pasien baru, akan ditempatkan di selasar, dengan tempat tidur cadangan. Namun sebelum kebijakan ini diterapkan, pihaknya akan memasukkan pasien penyakit dalam ke ruang rawat kebidanan. Ruangan yang baru ini bisa dimanfaatkan rawat inap pasien khusus non infeksi.

"Kalau kondisinya darurat dan sudah full, ya pasien kita tempatkan di selasar. Namun saat ini belum ada yang di selasar, masih ditampung di kamar rawat inap," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1340 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1184 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye974 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye948 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye776 personFakhrizal Fakhri
close